jump to navigation

Rangkuman Materi “Java Programming” December 2, 2011

Posted by kelompok24itbseamolecb5 in Pemrograman Java.
trackback

Sekilas Bahasa Pemrograman

 

Bahasa pemrograman adalah teknik komunikasi standar untuk mengekspresikan intruksi kepada komputer. Layaknya bahasa menusia, setiap bahasa memiliki tata tulis dan aturan tertentu. Bahasa pemrograman memfasillitasi seorang programmer secara tepat menepatkan data apa yang sedang dilakukan oleh komputer selanjutnya, bagaiman data tersebut disimpan dan dikirim, dan apa yang akan dilakukan apabila terjadi kondisi yang variatif.

Bahasa pemrograman dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, menengah, dan tingkat tinggi. Pergeseran tingkat dari rendah menuju tinggi menunjukan kedekatan terhadap bahasa manusia.

 

Kategori bahasa pemrograman

  1. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi

Sebagai contoh adalah : JAVA, C++, .NET

  1. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah

Disebut juga dengan bahasa assembly merupakan bahasa dengan pemetaan satu – persatu terhadap instruksi komputer

  1. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah

Dimana penggunaan instruksi telah mendekati bahasa sehari – hari, walaupun masih cukup sulit untuk dimengerti karena menggunakan singkatan – singkatan seperti STO yang berarti simpan (STORE) dan MOV yang artinya pindah (MOVE). Yang tergolong dalam bahasa ini adalah Fortran.

 

Alur Pembuatan Program

Seorang programmer tidak melakukan pembuatan dan pengkodean program secara begitu saja, namun megikuti perencanaan dan metodologi yang terstruktur yang memisahkan proses suatu aplikasi menjadi beberapa bagian.

Berikut ini langkah – langkah sistematis dasar dalam menyelesaikan permasalahan

pemrograman :

1. Mendefinisikan masalah

2. Menganalisa dan membuat rumusan pemecahan masalah

3. Desain Algoritma dan Representasi

4. Pengkodean, Uji Coba dan pembuatan dokumentasi

Desain Algoritma dan Representasi ada 3 cara:

  1. Mengekspresikan cara penyelesaian melalui bahasa manusia
  2. Mengekspresikan cara penyelesaian melalui FlowChart
  3. Mengekspresikan solusi melalui Pseudocode

 

Sistem Numerik dan Konversi

Pengenalan Bahasa JAVA

Sejarah Singkat JAVA

Diciptakan pada tahun 1991

oleh James Gosling et al. dari Sun Microsystems

pada awalnya disebut dengan Oak, diambil dari nama pohon diluar jendela Gosling

Namanya berubah menjadi Java karena sudah ada bahasa lain yang bernama Oak.

 

Mengapa Mempelajari JAVA?

Berdasarkan white paper resmi dari SUN, Java memiliki karakteristik berikut :

1. Sederhana

Bahasa pemrograman Java menggunakan sintaks mirip dengan C++ namun sintaks pada Java telah banyak diperbaiki terutama menghilangkan penggunaan pointer yang rumit dan multiple inheritance. Java juga menggunakan automatic memory allocation dan memory garbage collection.

2. Berorientasi objek (Object Oriented)

Java mengunakan pemrograman berorientasi objek yang membuat program dapat dibuat secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi objek memodelkan dunia nyata kedalam objek dan melakukan interaksi antar objek-objek tersebut.

3. Dapat didistribusi dengan mudah

Java dibuat untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya libraries networking yang terintegrasi pada Java.

4. Interpreter

Program Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.

5. Robust

Java mempuyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java mempunyai kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java mempunyai runtime-Exception handling untuk membantu mengatasi error pada pemrograman.

6. Aman

Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, Java memiliki beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak digunakan untuk merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasitersebut.

7. Architecture Neutral

Program Java merupakan platform independent. Program cukup mempunyai satu buah versi yang dapat dijalankan pada platform yang berbeda dengan Java Virtual Machine.

8. Portabel

Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.

9. Performance

Performance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun performance Java dapat ditingkatkan menggunakan kompilasi Java lain seperti buatan Inprise, Microsoft ataupun Symantec yang menggunakan Just In Time Compilers (JIT). J.E.N.I. Pengenalan Pemrograman 1 5

10. Multithreaded

Java mempunyai kemampuan untuk membuat suatu program yang dapat melakukan beberapa pekerjaan secara sekaligus dan simultan.

11. Dinamis

Java didesain untuk dapat dijalankan pada lingkungan yang dinamis. Perubahan pada suatu class dengan menambahkan properties ataupun method dapat dilakukan tanpa menggangu program yang menggunakan class tersebut.

 

Beberapa fitur java:

Java Virtual Machine

Java Virtual Machine (JVM)

Mesin virtual yang diimplementasikan oleh software sehingga menyamai mesin yang sebenarnya.

Menyediakan  spesifikasi platform perangkat keras yang dapat meng-compile semua program Java

 

Garbage Collection

Fungsi Garbage collection:

bertanggung jawab untuk mengosongkan memori. Pengosongan memori terjadi otomatis selama masa aktif dari program java.

programmer dibebaskan dari beban untuk mengalokasikan kembali memori itu sendiri.

 

Code Security

Code security disampaikan di Java melalui implementasi dari Java Runtime Environment (JRE).

JRE

ü  Menjalankan kode yang telah ter-compile pada JVM dan menampilkan class loading (melalui class loader), memverifikasi kode (melalui bytecode verifier) dan yang terakhir adalah mengeksekusi kode

 

 

Fase – fase Pemrograman JAVA

Ringkasan Fase dari sebuah Program Java :

Memahami Ruang Lingkup Pemrograman

Console

◦      Tempat untuk menulis perintah(command)

◦      Contoh :

–  Terminal (Linux)

–  MSDOS Command Prompt (Windows)

Text Editor

◦      Contoh : Notepad, Wordpad, Vi

Integrated Development Environment (IDE)

◦      environment pemrograman yang terintegrasi pada aplikasi.

 

◦      menyediakan developer GUI, text atau code editor, compiler/interpreter dan debugger.

 

Kesalahan: Syntax Error

 

Errors Syntax

error yang dihasilkan ketika terjadi kesalahan pengetikan. Kesalahan pada sintaks sering terjadi, jika:

– salah mengeja perintah/command pada Java.

– lupa mengetik semicolon pada akhir statement

Contoh:

Run-time Error

error yang tidak akan ditampilkan sampai program dijalankan atau dieksekusi.  Meskipun program dapat di-compile, tetapi program akan menampilkan jawaban yang salah, jika logika proses dan struktur program tidak benar-benar diperhatikan oleh programmer.

Contoh:

◦      Anda ingin program menampilkan 100 kalimat “Hello World”, tetapi hanya menampilkan 99.

◦      Program anda mendapatkan masukan/input dari user, tetapi pada saat user memasukkan karakter/huruf, program anda crash/mati

 

Menggunakan NetBeans

Langkah 1: Menjalankan NetBeans

– Ada 2 cara menjalankan NetBeans:

ü  Melalui command-line menggunakan terminal

ü  Dengan meng-klik tombol shortcut yang ada pada menu

–  Menjalankan NetBeans menggunakan terminal

ü  Buka terminal (lihat langkah bagaimana menjalankan terminal pada diskusi sebelumnya), dan ketikkan : netbeans

– Cara kedua menjalankan NetBeans

ü   Klik shortcut pada desktop

 

langkah 2: Membuat project

– Untuk membuat project, klik pada

             File -> New Project

– Kemudian, dialog New Project muncul

– Pada panel bagian kanan pada dialog project, klik pada Aplikasi Java dan klik pada tombol NEXT

– Dialog aplikasi baru akan muncul. Edit pada nama projectnya dan ketikkan

“HelloApplication”

–  Ubahlah lokasi dari aplikasi dengan meng-klik tombol BROWSE

– Pilih lokasi project, dan kotak dialog akan muncul. Klik dua kali pada folder root.

– Isi dari folder root akan muncul. Sekarang klik dua kali folder MYJAVAPROGRAMS  dan klik pada tombol OPEN

– Yang terakhir, pada textfield Create Main Class, tuliskan Hello sebagai nama main class, dan kemudian klik tombol FINISH.

 

Langkah 3: Tulis pada program

Langkah 4: Compile program

– Untuk meng-compile program, klik pada :

Build -> Build Main Project

– Jika tidak ada error pada program, maka akan muncul successful message pada window output.

 

Langkah 5: Jalankan program

– Untuk menjalankan program, klik pada :

Run-> Run Main Project

– Hasil ouput dari program, akan ditampilkan pada window output

 

Panduan penuliasan program

1. Setiap program Java harus disimpan sebagai file yang diakhiri dengan ekstensi .java

2. Nama file harus sama dengan nama dari class public.

Sebagai contoh, apabila nama dari class public pada program adalah Hello, maka nama filenya adalah Hello.java

3. Comment sebaiknya ditulis untuk menjelaskan perilaku dari sebuah class, atau perilaku dari sebuah method.

 

Identifier

◦      merupakan tanda (token) yang mewakili nama dari variabel, method, class, dll.

◦      Contoh dari identifier adalah: Hello, main, System, out.

◦      Java identifier bersifat case-sensitive. Sebagai contoh, identifier Hello tidak sama dengan hello.

 

Java keyword

◦      Keyword merupakan identifier khusus yang sudah disediakan oleh Java untuk tujuan tertentu.

◦      Keyword tidak dapat digunakan sebagai nama dari variabel, class, method … dll.

◦      daftar dari Java keyword, terdapat pada slide berikut ini :

Java Literals

 

Literals adalah tanda bahwa tidak terjadi perubahan atau konstan. Macam-macam literals dalam Java adalah :

  1. Integer Literals
  2. Floating-Point Literals
  3. Boolean Literals
  4. Character Literals
  5. String Literals

 

 

Tipe Data Primitif

 

Bahasa pemrograman Java mendefinisikan delapan tipe data primitif. Mereka diantaranya adalah:

  1. logika – boolean
  2. teksual – char
  3. Integral – byte, short, int & long
  4. Floating Point – float dan double

Variabel

Variabel adalah item yang digunakan data untuk menyimpan pernyataan objek.

Variabel memiliki tipe data dan nama. Tipe data menandakan tipe nilai yang dapat

dibentuk oleh variabel itu sendiri. Nama variabel harus mengikuti aturan untuk identifier.

  1. Deklarasi dan Inisialisasi Variabel
  2. Menampilkan Data Variabel
  3. System.out.println() vs. System.out.print()
  4. Variabel Reference dan Variabel Primitif

Operator

Dalam Java, ada beberapa tipe operator. Ada operator aritmatika, operator relasi, operator logika, dan operator kondisi. Operator ini mengikuti bermacam-macam prioritas yang pasti sehingga compilernya akan tahu yang mana operator untuk dijalankan lebih dulu dalam kasus beberapa operator yang dipakai bersama-sama dalam satu pernyataan.

Operator Aritmatika

Operator Increment dan Decrement

Operator Relasi

 

Untuk materi Lengkapnya download disini…….

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: